Menu ||

Menu X

Pancikan, Kepemimpinan yang Mengayomi dan Meneladani

Malang – Saya selalu merasa salut, takjub, dan penuh respek terhadap sosok-sosok sahabat dan relasi yang aktif dalam organisasi. Semangat dan energi mereka untuk melayani, ngladeni, dan ngayomi orang lain sangatlah patut untuk di pelajari dan di teladani. Mereka menunjukkan bahwa hakikat kepemimpinan sejati adalah bukan tentang meminta perhatian, melainkan bagaimana seorang pemimpin dapat memperhatikan dan memberikan perhatian penuh kepada orang lain.

Seorang pemimpin yang hanya sibuk dengan urusan pribadinya, tanpa memedulikan orang yang di pimpinnya, maka kepemimpinan tersebut tidak akan memiliki dampak yang berarti. Tanpa perhatian terhadap orang lain, kepemimpinan akan kering makna dan tak akan membawa perubahan positif bagi banyak orang.

Baca Juga: Jalin Silaturahmi dengan Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid

Alhamdulillah, baru-baru ini saya berkesempatan untuk berfoto bersama dua sahabat dekat saya, Pak Herman dan Pak Puguh. Keduanya memiliki kesamaan yang sangat spesial, yakni memegang mandat sebagai Presiden Nusantara Gilang Gemilang. Pak Herman pernah menjabat, Pak Puguh sedang menjabat, dan saya, meskipun belum memegang jabatan tersebut, sedang terus berusaha mendekat menuju tujuan tersebut.

Kepemimpinan mereka mengajarkan saya bahwa tidak mudah untuk merendahkan hati dan mengesampingkan ego demi kepentingan bersama. Mereka rela menjadi “pancikan,” sebuah simbol yang lebih tepatnya menggambarkan pancikan kesempatan dan kesuksesan yang mereka sebarkan kepada para anggota yang di ayomi. Mereka telah memberikan contoh nyata bagaimana seorang pemimpin sejati bukan hanya mementingkan dirinya sendiri, tetapi memberikan peluang kepada orang lain untuk berkembang.

Dengan segala kerendahan hati, saya berdoa agar saya bisa terus terinspirasi oleh semangat mereka, dan sekuat tenaga meneladani sikap-sikap positif yang mereka tunjukkan dalam setiap langkah kepemimpinan mereka. Semoga kelak saya bisa memberikan manfaat besar bagi orang-orang yang saya pimpin, dan menjadi pancikan bagi mereka, sebagaimana yang telah mereka tunjukkan.

Baca Juga: Lakukan Kunjungan ke Kelurahan di Kota Malang, Perkuat Komunikasi dengan Pemerintah Kelurahan