Menu ||

Menu X

Usul! Juru Parkir Digaji dan Diintegrasikan ke dalam Sistem Pemkot

Malang – Masalah parkir liar di Kota Malang bukan hal baru. Hampir setiap hari kita melihat trotoar dijadikan parkiran motor, jalur pejalan kaki terhalang kendaraan, dan lalu lintas tersendat gara-gara area parkir yang tidak teratur.

Sebagai bagian dari masyarakat dan wakil rakyat, saya merasa perlu menyampaikan usulan: sudah waktunya Pemkot Malang mengelola langsung sistem perparkiran dengan cara menggaji juru parkir sebagai tenaga resmi.

Kenapa ini penting? Karena selama ini banyak juru parkir bekerja tanpa kejelasan. Mereka tidak punya sistem pelatihan, tidak terpantau, dan seringkali tidak memberikan kontribusi balik ke kota. Dengan sistem penggajian resmi, kita bisa memastikan bahwa parkir benar-benar tertata, juru parkir bekerja profesional, dan tidak lagi ada pungutan liar atau parkir seenaknya.

Selain itu, ini juga soal keadilan. Mereka yang bekerja menjaga area parkir seharusnya mendapatkan perlindungan dan penghargaan yang layak. Dengan pelatihan, pengawasan, dan perlakuan yang adil, juru parkir bisa jadi ujung tombak penataan lalu lintas, bukan penyebab kekacauan.

Saya yakin, kalau ini dijalankan dengan serius, dampaknya bukan cuma di lalu lintas. Wajah kota kita akan berubah. Pejalan kaki lebih nyaman, kendaraan lebih tertib, dan pengunjung kota pun lebih senang.

Malang ini rumah kita bersama. Tugas kita menjaga dan menatanya. Dan perubahan itu bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti parkir yang tertib.

Baca juga : Stop Normalisasi Penyimpangan, Kritik Keras terhadap Grup Fantasi Sedarah yang Viral di Media Sosial