Oleh: Rendra Masdrajad Safaat
Berjalan kaki adalah kegiatan sederhana yang seharusnya menjadi pengalaman yang nyaman dan aman. Sayangnya, kenyataan di Kota Malang tidak selalu demikian.
Saya sering melihat trotoar yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pejalan kaki malah dipenuhi parkir liar, pedagang kaki lima, dan bahkan dalam kondisi rusak. Akibatnya, pejalan kaki harus turun ke jalan raya, yang tentu saja menambah risiko kecelakaan.
Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli, saya merasa kita tidak bisa membiarkan kondisi ini terus berlanjut. Pemerintah perlu bertindak cepat dengan merevitalisasi trotoar, memastikan trotoar yang rusak diperbaiki, serta menertibkan penyalahgunaan fasilitas ini.
Trotoar adalah hak dasar warga, bukan tempat parkir atau usaha pedagang. Setiap orang berhak berjalan dengan nyaman dan aman di atasnya.
Namun, selain revitalisasi, kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kelayakan trotoar. Jangan biarkan tempat ini menjadi ruang yang tidak tertata hanya karena ketidaktahuan atau ketidakpedulian kita.
Saya mengajak semua warga untuk menjaga trotoar agar tetap bersih dan fungsional, serta saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan atau parkir di tempat yang salah.
Saatnya Kota Malang menjadi lebih ramah bagi semua warganya termasuk pejalan kaki. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, trotoar yang nyaman dan aman bukan lagi sebuah mimpi. Ayo, mulai dari kita!
Baca juga : Akhiri Lubang di Jalan, Mewujudkan Infrastruktur Aman di Malang