Menu ||

Menu X

Rawat Jalan, Langkah Wajib untuk Mobilitas Kota Malang

Perbaikan jalan di Kota Malang bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan suatu keharusan yang mendesak untuk mendukung mobilitas dan kenyamanan warganya. Sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan padat seperti Sigura – gura, Tunggul wulung, hingga Sulfat, telah mengalami kerusakan parah. Lubang-lubang yang menganga di tengah jalan tidak hanya mengganggu perjalanan, tetapi juga menimbulkan risiko kecelakaan yang tinggi. Pemerintah Kota Malang harus segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi permasalahan ini.

Selain itu, penanganan masalah jalan rusak memerlukan tindakan yang lebih sistematis. Pemerintah perlu menetapkan prioritas pada titik-titik strategis yang menjadi jalur utama, seperti kawasan pendidikan, daerah wisata, dan pusat kegiatan ekonomi. Jalan berlubang di sekitar pasar atau terminal, misalnya, sering kali menjadi keluhan masyarakat yang berpengaruh pada aktivitas harian mereka.

Upaya peningkatan jalan juga harus mencakup penggunaan material yang lebih berkualitas dan tahan lama untuk menghindari perbaikan yang berulang. Tidak hanya memperbaiki, pemerintah perlu membangun jalan alternatif di titik-titik macet seperti Jalan Raya Sulfat dan kawasan Gadang untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Selain teknis, transparansi dan partisipasi masyarakat sangat penting. Warga harus di libatkan dalam pemetaan wilayah prioritas perbaikan, sehingga solusi yang di ambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Belajar dari kota-kota seperti Surabaya, yang sukses menerapkan sistem monitoring jalan berbasis aplikasi, Kota Malang juga bisa mengadopsi teknologi serupa. Sistem ini memungkinkan warga melaporkan langsung lokasi kerusakan jalan agar dapat segera ditangani.

Pemerintah tidak hanya di tuntut untuk merespons keluhan, tetapi juga proaktif dalam menciptakan inovasi transportasi berbasis infrastruktur jalan yang lebih ramah lingkungan, seperti jalur hijau di sepanjang jalan dan sistem drainase yang memadai untuk mencegah banjir.

Perbaikan dan peningkatan jalan di Kota Malang bukan hanya tanggung jawab, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kenyamanan masyarakat. Langkah nyata ini harus segera di lakukan untuk memastikan jalan di Kota Malang tidak lagi menjadi kendala, melainkan fasilitas yang mendukung segala aktivitas dan membawa kota ini menuju masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Jalin Silaturahmi dengan Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid