MALANG – Sebagai putra daerah dan seseorang yang peduli terhadap kemajuan olahraga di Kota Malang, saya merasa sangat bangga melihat perjuangan luar biasa para atlet kita di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Meskipun kita belum berhasil meraih predikat juara umum, saya melihat semangat juang dan kerja keras yang luar biasa dari seluruh atlet yang mewakili Kota Malang. Itu adalah hal yang jauh lebih penting.
Saya selalu percaya bahwa kemenangan bukan hanya soal medali, tetapi tentang proses, semangat, dan dedikasi. Para atlet kita telah memberikan segalanya di setiap pertandingan. Mereka telah berlatih, berjuang, dan berkorban untuk mengharumkan nama Kota Malang. Maka dari itu, saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas setiap tetes keringat yang mereka curahkan.
Saya juga ingin menyampaikan kepada para atlet: jangan berkecil hati. Porprov ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju prestasi yang lebih besar. Jadikan pengalaman ini sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran. Tetap semangat, tetap konsisten, dan jangan pernah menyerah.
Dukungan terhadap atlet tidak boleh berhenti pada saat kompetisi saja. Saya mengajak seluruh masyarakat, stakeholder olahraga, pemerintah, hingga sektor swasta untuk terus mendukung pembinaan atlet-atlet kita. Kota Malang membutuhkan ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Itu hanya bisa terwujud jika kita semua bersatu dan bergerak bersama.
Baca Juga: Dukung Sekolah Rakyat: Pendidikan Inklusif untuk Masa Depan Indonesia
Sebagai bentuk apresiasi pribadi, saya memberikan bonus tambahan kepada atlet panahan yang telah berhasil menyumbangkan medali untuk Kota Malang. Ini bukan soal nominal, tetapi tentang menghargai perjuangan. Saya harap ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berprestasi dan membawa nama kota ini lebih tinggi lagi.
Ke depan, kami telah menyusun sejumlah langkah strategis untuk memperkuat fondasi pembinaan atlet. Mulai dari peningkatan fasilitas latihan, pelatihan yang lebih intensif, hingga dukungan psikologis yang memadai. Saya meyakini, investasi terbesar dalam olahraga adalah pada sumber daya manusianya.
Selain itu, saya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Kita butuh sinergi yang kuat untuk mencetak atlet-atlet berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat provinsi, tapi juga nasional dan internasional.
Melihat hasil yang telah diraih, saya tetap optimis bahwa pembinaan olahraga kita berada di jalur yang tepat. Mari kita jadikan ajang-ajang kompetisi selanjutnya sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas para atlet Kota Malang secara menyeluruh.
Baca Juga: Penjualan Miras Semakin Bebas, Saatnya Kota Malang Tegakkan Perda Secara Tegas