Menu ||

Menu X

Part 9 : Sekapur Sirih Resep kedua, Aktif Belajar Hal Baru

Aktif Belajar Hal Baru

Melakukan hal-hal baru seperti sudah menjadi “garis takdir” bagi saya selama bergelut dengan bisnis. Saya selalu menemukan cara untuk melakukan sesuatu yang baru meskipun terkadang saya tidak memiliki ilmunya.

Saya tidak segan membiayai teman-teman yang lebih capable hanya agar saya bisa melakukan sesuatu yang baru dan bisa menghasilkan lebih banyak uang.

Hal ini terjadi, misalnya, ketika saya membuat money game Ayoarisan.com dan saat menjadi broker trading. Dua hal ini akan saya kisahkan secara lengkap di bab ini dan bagaimana saya menggunakan berbagai “trik” untuk mengatasi keterbatasan dan melahirkan hal-hal baru.

Saya sendiri adalah seorang pembelajar yang aktif. Tidak terhitung berapa banyak workshop, seminar, dan pelatihan yang saya ikuti selama ini, terutama yang berkaitan dengan properti dan pengembangan perumahan.

Baca juga artikel sebelumnya tentang Part 8 : Sekapur Sirih Resep Satu, Yakin Tuhan Menolong Saat Hijrah

Yang menarik dari cara saya berbisnis adalah selalu berupaya “menjadi owner”. Ketika saya tertarik pada suatu bidang bisnis yang dianggap dapat menghasilkan banyak cuan, saya akan mencari tahu dan mencari orang yang mampu melakukan dan mengembangkan bisnis tersebut.

Ini menunjukkan bahwa profesionalisme menjadi salah satu tips saya dalam melakukan apapun, terutama dalam bisnis.

Hal baru lainnya dalam bab ini yang juga akan diulas adalah saat saya berani menikah di usia yang cukup muda, yaitu 21 tahun.

Ibu Dina, ibunda saya, bercerita banyak mengenai “trik” saya meluluhkan hatinya yang menginginkan saya melanjutkan kuliah hingga S1.

Sementara itu, saya sendiri menceritakan bagaimana cara saya menaklukkan hati pujaan hati saya. Selain itu, saya akan membahas semua hal baru yang saya pelajari secara mandiri sejak lulus dari STM Telkom.

Bersambung……

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sekapur Sirih, Beban Menjadi Tantangan