Menu ||

Menu X

Part 33: Sekapur Sirih Resep Keenam, Membangun Sense of Belonging Karyawan

Membangun Sense of Belonging Karyawan

Membangun sense of belonging karyawan adalah kunci penting dalam membangun tim yang solid dan sukses, terutama dalam industri properti. Saya, Rendra Masdrajad Safaat, ingin berbagi pendekatan dan prinsip yang telah terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di Primaland.

Menumbuhkan rasa kepemilikan dalam diri karyawan bukanlah hal yang mudah. Proses ini memerlukan waktu, dedikasi, dan pengalaman kepemimpinan yang mendalam. Di Primaland, saya fokus pada pengelolaan kemampuan, kelemahan, dan kebutuhan setiap anggota tim untuk membentuk satu kekuatan utuh yang solid. Pendekatan ini melibatkan menjadikan karyawan sebagai mitra kerja, mirip dengan hubungan antara sahabat. Dengan cara ini, setiap karyawan merasa dihargai dan diakui sebagai bagian penting dari tim.

Sebagai mantan penjaga warnet, saya memahami pentingnya memberikan manfaat yang adil kepada karyawan. Kebijakan pembagian profit perusahaan yang mencapai 30-40 persen adalah langkah yang saya ambil untuk memastikan karyawan merasa memiliki perusahaan. Kebijakan ini, meskipun mungkin di anggap ekstrem oleh sebagian pengusaha, telah terbukti efektif dalam meningkatkan dedikasi dan motivasi karyawan.

Ketika saya memutuskan untuk terjun ke bisnis properti syariah tanpa melibatkan bank atau metode riba, saya menyadari bahwa ini adalah langkah berisiko. Namun, keyakinan saya bahwa memberikan manfaat kepada umat akan membawa berkah bagi diri saya sendiri memotivasi saya untuk terus maju. Dengan kebijakan bagi hasil yang besar, saya ingin memastikan bahwa karyawan merasa terlibat dan termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik mereka.

Baca juga part sebelumnya Part 32: Sekapur Sirih Resep Keenam, Menjadi Ahli di Bidang yang Dipilih

Keberhasilan Primaland terletak pada kemampuan saya dalam membentuk tim yang solid dan profesional. Kesuksesan dalam bisnis properti bergantung pada tim yang amanah dan terampil. Oleh karena itu, saya selalu berusaha membangun tim dengan prinsip amanah dan memberikan tanggung jawab yang tepat kepada anggota tim. Contohnya, Mas Yanto, yang sejak awal terlibat dalam perjalanan Primaland, telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan luar biasa. Saya memberi amanah kepada Mas Yanto untuk menangani berbagai proyek, dan hasilnya sangat memuaskan. Keberhasilan ini membuat saya merasa yakin untuk menjadikannya sebagai Co-Founder dan komisaris Primaland.

Kemampuan saya dalam membaca peluang dan beradaptasi dengan cepat juga merupakan aspek penting dalam membangun tim yang sukses. Pengalaman saya mengikuti pelatihan CEO telah membantu saya dalam mengasah kemampuan ini. Dulu, saya mengambil keputusan cepat ketika melihat peluang tanah yang bagus. Namun, sekarang saya lebih mengandalkan data dan kesepakatan tim untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi.

Menumbuhkan sense of belonging di antara karyawan memerlukan pendekatan yang hati-hati dan strategi yang efektif. Dengan menjadikan karyawan sebagai mitra, memberikan porsi keuntungan yang signifikan, dan membangun tim yang solid, saya berhasil menciptakan lingkungan kerja di mana setiap anggota tim merasa di hargai dan termotivasi. Prinsip amanah dan kemampuan untuk membaca peluang terus memandu langkah saya dalam membangun Primaland menjadi salah satu developer ternama di Malang Raya dan Indonesia. Seperti yang dikatakan Sutan Syahrir, “Hidup yang tidak dipertaruhkan, tidak akan pernah dimenangkan.”

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sekapur Sirih, Beban Menjadi Tantangan