Menu ||

Menu X

Part 23: Sukses Melibatkan Allah Bab 10, Turut Membangun Kota Malang Menuju Kota yang Tumbuh Berkelanjutan

Turut Membangun Kota Malang Menuju Kota yang Tumbuh Berkelanjutan

Kita dapat mempelajari secara bersama terkait beberapa Program Pemberdayaan yang bisa dilakukan Pemerintah Kota Malang dengan dukungan seluruh komponen warga, antara lain: 1. Program bantuan pembiayaan melalui skema

keuangan syariah untuk UMKM Kebanyakan masalah yang dialami UMKM adalah seputar Permodalan. Minimnya modal usaha bagi pelaku usaha UMKM menyebabkan kegiatan produksi terhambat sehingga menurunkan pemasukan.

Langkah yang dapat diambil antara lain sebagai berikut:

a. Kemudahan akses Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicetuskan pemerintah pusat untuk memulihkan ekonomi khususnya sektor informal atau UMKM. Program ini dibuat berdasarkan PP Nomor 23 tahun 2020 yang kemudian diubah menjadi PP Nomor 43 tahun 2020.

b. Bekerjasama dan menggandeng perbankan se- Kota Malang untuk membantu para pelaku UMKM dalam pembiayaan modal dengan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdapat pada masing-masing Bank.

2. Menggalakkan program pelatihan kompetensi untuk para pelaku UMKM agar bertumbuh dan naik kelas antara lain berupa kegiatan berikut:

a. Pelatihan Soft Skill

Pelaku UMKM perlu meningkatkan kemampuan soft skill-nya untuk mendukung keberhasilannya..

b. Pelatihan Legal Formal

Beberapa manfaat pelaku UMKM sadar legalitas adalah:

1) Pelaku UMKM akan tenang karena kepastian hukum karena memiliki payung hukum resmi, mendapatkan jaminan lokasi usaha, dan potensi dilirik investor lebih besar.

2) Mempermudah pengajuan pinjaman modal usaha kepada bank atau lembaga non bank.

3) Mendapatkan kesempatan lebih besar dalam mengakses program-program pemerintah.

4) Legalitas usaha bisa meningkatkan kepercayaan calon konsumen untuk memilih produk.

5) Sebagai bentuk taat aturan hukum yang berlaku terkait UU Wajib Daftar Perusahaan.

c. Pelatihan Manajemen Usaha dan Keuangan

Pelatihan ini ditujukan agar UMKM memiliki keterampilan dalam manajemen arus kas yang terstruktur sehingga dapat memanfaatkan modal secara maksimal. Pebisnis bisa memiliki data laporan keuangan yang akurat untuk melihat perkembangan bisnisnya.

d. Pelatihan Digital Untuk Pengembangan Usaha

Saat ini, teknologi adalah keharusan. Proses digitalisasi tidak bisa dihindarkan. Hampir semua bisnis usaha beralih dengan menggunakan sistem digital dan terbukti lebih relevan di dunia usaha sekarang. Melalui pelatihan digital, pebisnis bisa mempelajari bagaimana memaksimalkan penggunaan teknologi seperti media sosial, marketplace, dan e-commerce.

Komitmen tentang rencana pembangunan secara berkelanjutan tertuang dalam misi kedua pembangunan Kota Malang. Wujud dari komitmen tersebut adalah upaya mewujudkan Malang menjadi kota produktif dan berdaya saing, berbasis ekonomi dan kreatif, keberlanjutan, dan keterpaduan. Dimana hal tersebut berkorelasi langsung dengan pemikiran jangka panjang atau The Future of Malang, yakni Malang Nyaman. Kota Malang sudah melakukan sebuah penyusunan langkah- langkah dalam rangka penguatan komitmen dalam menghadapi tantangan terkait isu perubahan iklim.

Beberapa diantaranya telah terwujud dalam Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) 2018 dan Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD-API) 2019. Program Kampung Iklim (Proklim) juga terus dikuatkan sebagai pengembangan inisiatif adaptasi perubahan iklim di tiap wilayah. Selain itu, Pemerintah Kota Malang penguatan Bank Sampah Malang untuk mengurangi sampah organik dan an organik. Kemudian dilakukan modernisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang sebagai bagian dari program Emission Reduction in Cities (ERIC) Solid Waste Management (SWM).

Hakikat pembangunan kota merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan warga kota Malang khususnya yang didukung oleh ketangguhan unsur kelembagaan pemerintah dan kemasyarakatan dalam mewujudkan cita-cita warga masyarakat kota Malang. Dalam proses perencanaan kota harus bisa menerima nilai-nilai kemajemukan dan kepentingan masyarakat luas baik di level lokal dan komunitas. Bahwa seluruh warga wajib bersama-sama aparat pemerintah membangun kota. Partisipasi aktif dari warga bersama-sama dengan aparat pemerintah adalah hal yang penting dalam membangun kota yang berkelanjutan dan berkualitas.

Saya meyakini bahwa proses pembangunan kota yang sukses membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam rangka mencapai pembangunan kota Malang yang berkelanjutan dan inklusif, partisipasi aktif dan kepedulian adalah kunci utama. Kepedulian pada kehidupan warga kota Malang memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup penduduk serta pembangunan kota secara keseluruhan.

Berikut dapat kita pelajari bersama beberapa aspek penting dari kepedulian pada kehidupan dari seluruh komponen warga kota Malang:

1. Pendidikan Berkualitas

Kepedulian terhadap pendidikan merupakan investasi dalam masa depan warga kota. Memberikan akses pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar yang merata dapat membantu menciptakan generasi penerus yang kompeten dan berkontribusi pada perkembangan kota.

2. Pelayanan Kesehatan yang Baik

Memastikan akses pelayanan kesehatan yang memadai dan terjangkau bagi semua warga sangat penting. Fasilitas kesehatan yang baik dan program kesehatan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan umur harapan hidup penduduk.

3. Lingkungan Bersih dan Hijau

Kepedulian terhadap lingkungan mencakup pengelolaan sampah yang baik, penghijauan kota, dan menjaga kebersihan lingkungan. Ini tidak hanya menciptakan tempat tinggal yang nyaman tetapi juga berkontribusi pada kesehatan dan kualitas udara.

4. Pengembangan Ekonomi Lokal

Mengembangkan usaha lokal, mendukung kewirausahaan, dan menciptakan peluang kerja dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga, kota. Inisiatif seperti pelatihan keterampilan dan dukungan kepada industri lokal dapat membantu pertumbuhan ekonomi.

5. Akses Transportasi yang Baik

Memastikan aksesibilitas kota dengan transportasi yang baik dapat mempermudah mobilitas warga, mengurangi kemacetan, dan membantu pengembangan ekonomi serta pariwisata.

6. Partisipasi Masyarakat

Melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait pembangunan kota merupakan bentuk kepedulian yang konkret. Pendapat dan aspirasi warga harus diakomodasi dalam perencanaan dan kebijakan kota.

7. Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi

Memberikan pelatihan dan dukungan kepada kelompok masyarakat yang rentan atau kurang beruntung, seperti anak-anak jalanan, lanjut usia (lansia), atau penyandang disabilitas, dapat membantu menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.

8. Budaya dan Kesenian

Melestarikan dan mendukung budaya serta kesenian lokal adalah bentuk kepedulian terhadap identitas kota dan warisan budaya. Ini juga dapat berkontribusi pada sektor pariwisata.

9. Pengembangan Ruang Publik

Membangun taman, tempat rekreasi, dan ruang publik yang aman dan nyaman adalah wujud kepedulian terhadap kebutuhan relaksasi dan interaksi sosial warga.

10. Kesadaran Akan Masalah Sosial

Meningkatkan kesadaran akan isu-isu sosial seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, dan perumahan yang layak merupakan langkah penting dalam menciptakan kota yang lebih adil.

Sebagai warga kota Malang, saya terpanggil untuk ikut membangun kota Malang. Kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk membangun kota Malang yang tumbuh berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama-sama.
Setiap hari saya membangun energi positif kepada diri saya, agar bisa menjadi bagian dari warga yang selalu bergairah, ada 8 hal yang saya biasanya lakukan agar senantiasa bergairah yaitu:

1. Memiliki tujuan yang jelas dan terarah dalam hidup, salah satu hal yang membuat kita bergairah karena memiliki tujuan dan cita-cita.

2. Menjadi pribadi yang ingin terus bertumbuh di segala aspek kehidupan.

3. Menjadi bagian dari warga yang memberi pengaruh positif di lingkungan Kota Malang.

4. Setiap aktivitas yang dilakukan bertujuan untuk ikut berkontribusi dalam kehidupan warga Kota Malang

5. Membangun mentalitas sebagai pemenang dengan senantiasa disiplin untuk meraih kemenangan.

6. Membangun antusiasme, sikap ini membuat kita terus bergairah untuk meraih impian dan cita-cita

7. Fokus pada usaha-usaha untuk mencari solusi. 8. Menggunakan waktu untuk menyelesaikan solusi.

Kemajuan kota Malang membutuhkan Kerjasama dan sinergi berbagai pihak baik pemerintah, kalangan swasta maupun masyarakat guna meraih Pembangunan yang bermartabat.

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sukses Melibatkan Allah Bab 1, Perjuangan Memulai Usaha