Menu ||

Menu X

Part 20: Sukses Melibatkan Allah Bab 9, Pentingnya Pemerintah Daerah Memberikan Perhatian kepada Pembangunan SDM di Kalangan Pemuda

Pentingnya Pemerintah Daerah Memberikan Perhatian kepada Pembangunan SDM di Kalangan Pemuda

Pemuda adalah sumber daya manusia (SDM) penting untuk mendukung kemajuan. Oleh karena itu, perlu untuk memberi perhatian serius pada upaya-upaya yang dapat meningkatkan kualitas para pemuda. Pemuda perlu memiliki sikap dan akhlak yang baik. Berdasarkan UU Kepemudaan No. 40 Tahun 2009 dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda yang memiliki rentang usia mulai dari 16 sampai 30 tahun untuk mengembangkan kapasitas, potensi, cita-cita dan aktualisasi dirinya.

Pemuda yang bermental tangguh dan penuh dengan kreativitas. Pemuda yang tidak dengan mudah menyerah dan terbawa arus perubahan yang terjadi di sekitarnya. Pemuda yang memiliki pendirian kuat, yang selalu berpikir kritis terhadap setiap kejadian yang terjadi. Pemuda yang mampu memberikan inspirasi dan semangat membuat perubahan yang lebih baik dengan kreativitasnya.

Perhatian pemerintah daerah kepada pembangunan SDM di kalangan pemuda berkaitan erat dengan upaya meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan atau sikap diri yang positif, dan bisa menjadi momentum yang tepat bagi kalangan pemuda untuk membangun produktivitas baru dan mempelajari skill atau keterampilan baru. Mengupgrade ilmu yang dimiliki dapat digunakan untuk mendapatkan ide-ide baru dan juga untuk meningkatkan produktivitas diri. Serta membangun pusat-pusat sosial ekonomi di daerah untuk mencegah SDM muda keluar daerah.

Pemerintah daerah memiliki peran penting pembangunan SDM di kalangan pemuda. Melalui SDM yang tangguh, unggul, dan berkualitas secara mental dan fisik memberi dampak positif tidak hanya untuk kemandirian dan peningkatan daya saing daerah, melainkan juga untuk mendukung pembangunan daerah. Sektor ekonomi potensial di daerah didorong dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang disesuaikan dengan karakter daerah sehingga meningkatkan daya tarik daerah bagi SDM kalangan pemuda.

BPS Kota Malang menyatakan bahwa pada tahun 2022, di wilayah Kota Malang jumlah angkatan kerja di Kota Malang sebanyak 452.836 orang. Jumlah ini terdiri atas penduduk bekerja sebanyak 418.158 orang dan pengangguran sebanyak 34.678 orang. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam upaya pembangunan SDM bersama dengan dunia usaha/industri, perguruan tinggi, sekolah dan segenap unsur organisasi masyarakat untuk bersama-sama melakukan berbagai upaya untuk mengurangi tingkat pengangguran.

Saya meyakini bahwa inilah saatnya kaum muda, khususnya pemuda di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang menjadi salah satu tonggak semangat keberlangsungan daerah untuk mendukung kemajuan daerah dan bangsa. Saatnya yang muda menciptakan lapangan kerja seiring dengan pertumbuhan usaha di Kecamatan Lowokwaru. Menurut data kependudukan tahun 2021 (BPS Kecamatan Lowokwaru Dalam Angka Tahun 2022) setidaknya kurang lebih terdapat 12.715 jiwa penduduk potensial usia muda 20-24 tahun, dan 13.167 jiwa penduduk potensial usia muda 15-19 tahun di Kecamatan Lowokwaru. Sehingga sudah saatnya yang muda mengambil peran nyata, mendapatkan sebuah momentum untuk terus bergerak, terus belajar keras mempelajari dan mempraktekkan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi, mencoba hal baru yang positif semisal membuka usaha baru; sehingga tidak menambah beban dan mengurangi tingkat pengangguran yang marak akibat dari krisis pandemi.

Saya mendorong dan mendukung peran penting pemerintah daerah dalam sektor pembangunan SDM daerah yaitu, memperjuangkan peningkatan alokasi APBD untuk kegiatan yang berdampak pada pembangunan sumber daya di daerah, memperjuangkan perbaikan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, memperjuangkan adanya program pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM daerah, memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan vokasi untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Perwujudan dari hal tersebut dapat meningkatkan daya tarik daerah bagi SDM kalangan pemuda. Para pemuda juga harus meningkatkan kompetensi mereka dengan berpartisipasi dengan event-event yang ada. Pemuda potensial juga harus mampu memaksimalkan potensi daerah yang ada khususnya di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Aktif dan menjadi garda terdepan dalam agenda pemberdayaan yang ada.

Sebagai pemuda tentunya harus menjadikan krisis dan berbagai kesulitan sebagai kesempatan untuk mengunduh semua ilmu dan peluang. Pemuda akan dipaksa untuk bertumbuh, dan segera menjadi pribadi mandiri. Krisis juga akan menjadi ujian ketangguhan dalam membangun pekerjaan dan membangun bisnis. Namun, meskipun krisis yang terjadi membawa dampak yang dirasakan semua sektor usaha, krisis mengakibatkan terjadinya perubahan di kehidupan. Dan perubahan tersebut akan membawa kesempatan yang sangat luas bagi para pemuda untuk berkreasi. Menjadi karyawan profesional handal, menjadi pelaku usaha yang kuat, menjadi aparat negara yang berdedikasi tinggi, yang semuanya berpegang teguh pada kepentingan masyarakat bersama, bangsa dan negara.

Para generasi muda mesti tetap berdiri gagah menghadapi kesulitan yang dihadapi. Menjadi garda terdepan dalam upaya pemulihan masalah bangsa. Menjadi solusi dan tidak menjadi beban dan “polusi” bangsa ini. Yang sepenuhnya sadar serta bersemangat untuk menjadi pribadi yang berkualitas dan berdaya saing serta memiliki totalitas diri dalam berkontribusi sebagai agen pembangunan bagi daerah dan bangsa ini untuk memenangkan persaingan yang semakin dinamis.

Pemerintah daerah terus didorong untuk bekerjasama dengan segenap kelompok masyarakat, dunia pendidikan tinggi, sekolah, pondok pesantren, dan dunia usaha lokal daerah untuk membangun pusat-pusat sosial ekonomi.
Kegiatan Pembangunan sumber daya manusia di kalangan pemuda sangat penting untuk menjadi perhatian, karena hal ini bermanfaat untuk:

1. Pembangunan SDM di kalangan pemuda pada usia produktif dapat menghasilkan SDM yang tangguh, unggul, dan berkualitas secara mental dan fisik serta memberi dampak positif tidak hanya untuk kemandirian dan peningkatan daya saing daerah, melainkan juga untuk mendukung pembangunan daerah.

2. Upaya pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja kepada kalangan pemuda untuk menciptakan SDM yang unggul di kalangan pemuda guna menghindarkan dari pengangguran.
3. Pemerintah daerah terus memperjuangkan alokasi APBD untuk kegiatan yang berdampak pada pembangunan sumber daya di daerah, memperjuangkan perbaikan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, dan memperjuangkan keberlangsungan program pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM daerah. Hal tersebut dapat meningkatkan daya tarik daerah bagi SDM kalangan pemuda.

4. Pengembangan iklim yang kondusif bagi pengembangan generasi muda yang positif sebagai upaya meningkatkan peran aktif kalangan pemuda di daerah.

5. Terumuskanya kebijakan pembangunan kepemudaan yang serasi, menyeluruh, terintegrasi, dan terkoordinasi antar kebijakan di tingkat nasional dengan kebijakan di tingkat daerah.

Pentingnya pemerintah daerah memberikan perhatian yang serius terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di kalangan pemuda harus kita dukung dan upayakan bersama. Pemuda merupakan pilar utama bagi kemajuan suatu daerah dan bangsa, dan investasi dalam pengembangan potensi mereka adalah kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan, dan kemajuan sosial.
Dengan memberikan perhatian yang optimal pada pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pembangunan karakter pemuda, pemerintah daerah dapat menciptakan generasi yang lebih kompeten, inovatif, dan memiliki integritas tinggi. Pembangunan SDM pemuda bukan hanya investasi jangka pendek, melainkan pondasi untuk mencapai visi jangka panjang sebuah daerah dan negara.

Melalui dukungan yang berkelanjutan, pemerintah daerah tidak hanya mendorong pertumbuhan individu, tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang berdaya saing, inklusif, dan berwawasan masa depan.

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sukses Melibatkan Allah Bab 1, Perjuangan Memulai Usaha