Menu ||

Menu X

Part 16: Sukses Melibatkan Allah Bab 6, Pentingnya Membangun Relasi dan Kolaborasi untuk Keberlanjutan Usaha

Pentingnya Membangun Relasi dan Kolaborasi untuk Keberlanjutan Usaha

Organisasi bisnis yang ingin berhasil perlu memiliki program dan agenda yang memberikan dampak manfaat positif untuk masyarakat di lingkungannya dan mendukung program yang diselenggarakan oleh pemerintah. Budaya membangun relasi dan kolaborasi adalah hal penting yang perlu untuk terus ditumbuhkan.
Berikut 8 (delapan) jenis relasi yang harus dibangun oleh para pelaku usaha:

1. Relasi dengan Mitra Perusahaan

Dalam mengembangkan sebuah bisnis atau usaha, diperlukan relasi kemitraan dengan pelaku usaha lainnya. Hal ini dirasakan penting karena kebanyakan para usaha kecil masih kesulitan dalam menjangkau pelanggan baru. Menjalin relasi dengan pemilik bisnis lain merupakan cara yang paling tepat untuk menjangkau pelanggan. Pelanggan juga akan lebih percaya karena adanya kemitraan dengan usaha yang sudah terpercaya pula.

 2. Relasi dengan Lembaga Keuangan

Relasi kedua yang perlu dibangun adalah relasi bisnis dalam hal keuangan (perencana atau penasehat keuangan). Sebagai pemilik usaha tentu ingin memahami masalah keuangan sejak awal. Dengan bantuan ahli, para pelaku usaha bisa membuat keputusan keuangan yang baik terkait pendapatan usaha, pengeluaran dan manajemen finansial.

3. Relasi dengan Mentor

Relasi bisnis lainnya yang dapat membantu mengembangkan usaha adalah menjalin hubungan dengan mentor. Sangat penting untuk mencari dan mendapatkan mentor bisnis yang baik. Mentor bisnis bisa berasal dari seorang pengusaha sukses atau bisa jadi rekan yang sudah lebih dulu berhasil dalam usahanya. Seorang mentor akan memberimu wawasan yang memungkinkan pelaku bisnis menghindari kesalahan besar dalam memajukan usaha. Para pelaku bisnis bisa belajar dari kesalahan bisnis yang pernah dilakukan mentor di masa lalu dan bagaimana mereka mengatasinya

4. Relasi dengan Pelanggan dan Karyawan

Relasi bisnis berikutnya yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha adalah hubungan dengan karyawan dan pelanggan. Yang perlu diingat bahwa, karyawan adalah orang-orang yang membantu pelaku usaha dalam menjalankan usaha dan bersama-sama mewujudkan tujuan bisnis. Sementara pelanggan juga punya jasa memajukan usaha dengan kepercayaannya terhadap produk/jasa yang ditawarkan.

5. Relasi dengan Kompetitor

Barangkali, kompetitor adalah orang terakhir yang ingin diajak untuk menjadi relasi atau mitra. Padahal kenyataannya justru hubungan dengan pesaing bisa membantu memberikan inspirasi untuk membangun bisnis menjadi lebih baik. Dari merekalah pelaku usaha bisa melakukan inovasi ketika kompetitor menciptakan produk baru.

6. Relasi dengan Investor

Hal penting yang perlu dilakukan pengusaha adalah membangun komunikasi yang efektif dengan investor guna mendapatkan dukungan terutama dalam kebutuhan finansial maupun rencana pengembangan bisnis. strategi

7. Relasi dengan Supplier

Untuk menjaga keberlanjutan Perusahaan perlu dibangun Kerjasama dengan pemosok atau supplier. Hal ini akan mendukung pemilik bisnis untuk menjaga ketersediaan bahan baku guna mendukung penyediaan produk atau jasa.

8. Relasi dengan Pemerintah

Pelaku usaha harus menjaga hubungan dengan pemerintah guna mendapatkan dukungan dalam operasional bisnis. Hal penting yang harus diantisipasi adalah mencegah terjadinya hambatan regulasi.

Kedelapan relasi tersebut harus dimiliki oleh para pelaku usaha dan dari merekalah pengembangan bisnis dapat dijalankan dengan lebih cepat. Bisnis tanpa relasi akan sulit untuk maju. Perluas jaringan pertemanan untuk mendapatkan relasi yang cocok dengan pelaku usaha. Dan jaga hubungan baik dengan mereka.

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sukses Melibatkan Allah Bab 1, Perjuangan Memulai Usaha