Oleh: Rendra Masdrajad Safaat
Bicara soal kesehatan, saya selalu percaya bahwa gaya hidup sehat adalah fondasi dari masyarakat yang kuat dan sejahtera. Namun, membangun gaya hidup sehat tidak bisa dilakukan sendirian.
Ini adalah tanggung jawab kolektifbaik pemerintah, komunitas, dunia usaha, maupun individu. Itulah mengapa saya sangat mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) sebagai inisiatif yang mampu menggerakkan seluruh warga Kota Malang untuk membudayakan hidup sehat.
Saya melihat potensi besar Kota Malang dalam mewujudkan kota yang sehat. Kita punya bahan pangan lokal yang melimpah dan beragam, tetapi masih banyak masyarakat yang lebih memilih makanan instan karena kurangnya edukasi. Di sinilah peran kita bersama untuk menghidupkan kembali kebiasaan makan bergizi.
Edukasi gizi sejak dini, kampanye masak sehat di tingkat RT/RW, hingga kolaborasi dengan UMKM kuliner sehat bisa jadi langkah strategis.
Selain soal makanan, saya juga mengajak kita semua untuk lebih aktif bergerak. Aktivitas fisik tak harus mahal. Cukup dengan berjalan kaki, bersepeda, atau senam bersama di taman sudah sangat bermanfaat.
Maka, penting bagi kami mendorong pembangunan ruang terbuka hijau, jalur pedestrian yang aman, dan fasilitas olahraga publik. Saya bermimpi melihat warga Malang setiap pagi dan sore menikmati waktu bersama di ruang publik sambil berolahraga.
Kesehatan juga sangat berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Saya sering turun langsung ke beberapa wilayah dan mendapati bahwa pengelolaan sampah dan sanitasi masih menjadi tantangan.
Melalui program pelatihan, bank sampah, serta gotong royong lingkungan, kita bisa menjadikan kebersihan sebagai budaya, bukan hanya agenda musiman.
Semua itu tentu tak bisa dicapai tanpa sinergi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Komunitas, sekolah, lembaga keagamaan, dan sektor swasta harus dilibatkan aktif dalam Germas.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, saya yakin gaya hidup sehat bisa menjadi bagian dari identitas warga Malang.
Mari kita hidup sehat, bukan karena tren, tapi karena cinta pada diri sendiri, keluarga, dan kota kita tercinta. Malang sehat, masyarakat kuat!
Baca Juga:Jalin Silaturahmi dengan Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid