Menu ||

Menu X

Kota Bersih, Warga Sehat, Sudah Saatnya Tambah Tempat Sampah di Ruang Publik

Oleh: Rendra Masdrajad Safaat

Sebagai warga yang mencintai Kota Malang, saya sering mendengar keluhan sederhana namun penting: “Kenapa tempat sampah di ruang publik begitu sedikit?” Dan memang benar, saat berjalan di taman, di sepanjang trotoar, atau menunggu di halte, sering kali kita sulit menemukan tempat sampah terdekat. Akibatnya, bukan karena tidak peduli, banyak dari kita akhirnya membuang sampah sembarangan karena tak ada pilihan lain.

Kita semua tahu bahwa menjaga kebersihan kota bukan cuma soal niat baik, tapi juga soal tersedianya fasilitas. Untuk itu, saya mendorong pemerintah kota untuk menambah jumlah tempat sampah di titik-titik strategis—khususnya di ruang publik yang ramai—dan mendesainnya agar mudah diakses serta ramah lingkungan. Pemisahan sampah organik dan anorganik juga perlu diterapkan agar proses pengelolaannya lebih efektif.

Namun, tempat sampah yang tersedia hanya akan bermanfaat jika digunakan dengan benar. Maka saya mengajak seluruh masyarakat Malang untuk meningkatkan kesadaran bersama. Buanglah sampah pada tempatnya, sekecil apa pun itu. Karena dari kebiasaan kecil seperti inilah, perubahan besar bisa terjadi.

Petugas kebersihan juga harus kita dukung—bukan hanya dengan pujian, tapi juga dengan memastikan bahwa tempat sampah tidak dibiarkan penuh atau menumpuk terlalu lama. Kebersihan kota adalah kerja tim antara pemerintah, petugas lapangan, dan kita sebagai warga.

Mari jadikan Malang kota yang benar-benar bersih, hijau, dan sehat. Bukan hanya untuk kita yang tinggal hari ini, tapi juga untuk generasi yang akan datang.

Baca juga : Jalan Lebih Aman, Hidup Lebih Nyaman, Saatnya Perbaiki Rambu dan Marka Jalan di Malang