MALANG – Sebagai ruang terbuka hijau, Taman Bibit Mojolangu memiliki potensi besar untuk menunjang kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kota Malang. Namun, saya melihat kondisi taman ini belum terpelihara dengan baik, terutama dari aspek kebersihan dan perawatan fasilitasnya.
Keberadaan taman di tengah kota seharusnya bisa dimaksimalkan untuk menjadi ruang publik yang bermanfaat. Jika kebersihannya tidak terjaga, maka fungsi taman sebagai tempat rekreasi, edukasi, sekaligus paru-paru kota akan berkurang.
Bagi saya, perawatan taman tidak hanya sebatas persoalan estetika, melainkan juga menyangkut kenyamanan warga yang berkunjung. Taman yang bersih dan terawat dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar sekaligus memberikan manfaat nyata bagi banyak orang.
Saya mendapati kondisi Taman Bibit Mojolangu kebersihannya masih kurang terjaga. Padahal, taman ini memiliki potensi besar untuk menjadi ruang hijau yang nyaman bagi masyarakat. Tanpa perawatan rutin, sayang sekali manfaatnya tidak akan bisa dirasakan secara maksimal.
Selain kebersihan, saya juga melihat masih kurangnya perhatian terhadap fasilitas umum yang tersedia. Beberapa titik terlihat tidak terurus, sehingga suasana taman belum sepenuhnya optimal sebagai tempat rekreasi maupun sarana edukasi.
Karena itu, saya menilai pemerintah kota perlu melakukan langkah nyata dalam bentuk program perawatan dan pengelolaan yang berkesinambungan. Dengan cara ini, keberadaan taman benar-benar bisa menjadi kebanggaan warga sekaligus penyangga ekosistem perkotaan.
Baca Juga: Hari Tani Nasional 2025: Perkuat Pertanian Lokal untuk Kesejahteraan Petani
Fasilitas yang ada sebaiknya tidak hanya dibangun, tetapi juga dirawat secara konsisten. Dengan adanya pengawasan dan pengelolaan yang berkesinambungan, saya percaya taman ini dapat menjadi ruang yang bermanfaat dan produktif, bukan sekadar lahan yang kurang dimanfaatkan.
Ke depan, saya berharap Pemerintah Kota Malang bersama dinas terkait bisa menjadikan Taman Bibit Mojolangu sebagai contoh pengelolaan ruang terbuka hijau yang baik. Namun, hal itu tidak akan terwujud tanpa dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian taman.
Saya ingin menegaskan bahwa kondisi Taman Bibit Mojolangu harus menjadi perhatian bersama. Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk terus mendorong agar ruang terbuka hijau di Kota Malang dapat dikelola lebih baik sehingga memberi manfaat nyata bagi generasi sekarang maupun mendatang.
Akhirnya, saya mengajak warga sekitar untuk ikut menjaga kebersihan. Taman ini adalah milik kita bersama. Dengan adanya rasa memiliki dari masyarakat, kebersihan dan perawatannya akan tetap terjaga. Sinergi antara pemerintah dan warga adalah kunci utama bagi terwujudnya taman kota yang sehat, nyaman, dan membanggakan.

Baca Juga: DPRD Kota Malang Dorong Pemanfaatan Angkot sebagai Transportasi Sekolah