MALANG – Pada Sabtu (6/9/2025), saya menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Malang yang digelar di Hotel Ascent Premier. Musda ini dilaksanakan serentak di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur dengan mengusung tema “Kokoh Bersama Majukan Kota Malang untuk Indonesia.”
Bagi saya, Musda bukan hanya sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga simbol regenerasi kepemimpinan yang berorientasi pada persatuan. Saya meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat hanya akan lahir dari mekanisme demokratis yang dijalankan secara konsisten.
Capaian PKS Kota Malang yang selama ini dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur merupakan prestasi yang patut kita pertahankan bersama. Keberhasilan ini tentu tidak bisa dilepaskan dari semangat kolektif dan soliditas internal yang dimiliki.
Baca Juga: Dorong Pemenuhan Kuota dan Kebutuhan SPPG di Kota Malang
Ke depan, saya menilai bahwa kita memerlukan arah kebijakan yang fokus pada kaderisasi, restrukturisasi, serta penguatan struktur organisasi. Dengan begitu, PKS Kota Malang dapat terus menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan calon-calon negarawan yang visioner.
Saya juga sangat mengapresiasi adanya rangkaian acara religius dan sosial yang turut menyertai Musda VI kali ini, mulai dari peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, mahalul qiyam, hingga santunan anak yatim dan keluarga dhuafa. Hal ini menunjukkan bahwa perjuangan politik PKS berakar pada nilai spiritual sekaligus kepedulian terhadap masyarakat.
Menurut saya, sinergi antara agenda politik dan kegiatan sosial-keagamaan akan memperkuat citra PKS sebagai partai yang hadir untuk kebermanfaatan rakyat. Ini sejalan dengan misi besar PKS dalam menjadikan politik sebagai jalan pengabdian.
Baca Juga: Silaturahmi dan Dialog Saya dengan Lurah Tasikmadu