Oleh: Rendra Masdrajad Safaat
Saya percaya bahwa kemajuan sebuah bangsa termasuk kota tempat kita tinggal sangat ditentukan oleh bagaimana generasi mudanya mampu beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan zaman.
Hari ini, kita hidup di era digital. Teknologi telah hadir di tengah-tengah kehidupan kita bukan hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai fondasi baru dalam belajar, bekerja, dan berinteraksi.
Namun, saya juga melihat tantangan yang tidak kecil: hoaks yang menyebar begitu cepat, ketergantungan pada media sosial, hingga rendahnya pemanfaatan teknologi untuk hal-hal produktif.
Inilah yang mendorong saya untuk menyuarakan pentingnya literasi digital bagi seluruh warga Kota Malang, khususnya generasi muda.
Program literasi digital harus menjadi gerakan bersama—bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakat, komunitas, sekolah, hingga dunia usaha.
Kita perlu memastikan bahwa anak-anak kita bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi berbasis teknologi.
Program ini idealnya hadir di sekolah-sekolah, kampung-kampung, bahkan ruang-ruang publik. Saya membayangkan anak-anak muda Malang mengikuti pelatihan coding, belajar desain grafis, memahami keamanan digital, serta bagaimana menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Tak hanya itu, mereka juga diajarkan bagaimana teknologi bisa membantu mereka membangun usaha, memasarkan produk, atau menciptakan karya yang bernilai.
Saya percaya kolaborasi adalah kunci. Kampus-kampus, perusahaan teknologi, dan komunitas digital di Kota Malang memiliki potensi besar untuk turut serta dalam gerakan ini.
Kita bisa menghadirkan kelas pelatihan, seminar, bahkan membuka jalur magang atau mentorship agar para peserta bisa belajar langsung dari para praktisi.
Tak kalah penting adalah peran orang tua dan guru. Saya sering berdiskusi dengan para pendidik yang mengaku kewalahan menghadapi anak-anak yang terlalu asyik bermain gadget.
Maka dari itu, literasi digital juga harus menyasar pendampingan agar para pendidik dan orang tua memahami cara mendampingi generasi muda dalam menggunakan teknologi secara sehat dan bermanfaat.
Kota Malang memiliki semua modal untuk menjadi pusat pengembangan talenta digital—dari ekosistem pendidikan, budaya kreatif, hingga semangat kolaborasi masyarakatnya. Yang kita butuhkan sekarang adalah keberanian untuk bertindak dan komitmen untuk terus bergerak maju.
Mari kita wujudkan Kota Malang sebagai kota yang cerdas digital di mana generasi mudanya tidak hanya siap bersaing, tapi juga menjadi pelopor masa depan yang lebih baik.
Baca juga : Meningkatkan Akses Pendidikan untuk Semua Anak di Kota Malang