Menu ||

Menu X

Digitalisasi dan Scale-Up UMKM untuk Meningkatkan Daya Saing Kota Malang

Oleh: Rendra Masdrajad Safaat 

UMKM adalah tulang punggung perekonomian Kota Malang. Ribuan pelaku usaha kecil tersebar di berbagai sektor mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, hingga jasa. Namun, di tengah pesatnya perubahan zaman, kita tidak bisa membiarkan UMKM berjalan sendiri dengan cara-cara konvensional. Digitalisasi dan scale-up adalah kunci agar UMKM Malang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan bersaing hingga ke pasar nasional bahkan global.

Di era digital ini, pemasaran produk melalui e-commerce, website, dan media sosial adalah kebutuhan mendesak. UMKM harus bisa menjangkau pasar yang lebih luas tanpa batasan geografis. Platform seperti Tokopedia, Shopee, Instagram, dan bahkan TikTok bisa menjadi jembatan baru antara pelaku usaha lokal dengan konsumen dari berbagai penjuru negeri.

Namun digitalisasi bukan sekadar memindahkan jualan ke ranah daring. Kita juga perlu mendorong penggunaan teknologi manajemen usaha, seperti aplikasi keuangan, stok barang, dan CRM (Customer Relationship Management). Hal ini sangat penting agar para pelaku UMKM bisa menjalankan bisnisnya secara lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.

Kami di Komisi C DPRD Kota Malang juga melihat pentingnya program inkubasi dan pelatihan bisnis yang berkelanjutan. Digitalisasi harus dibarengi dengan edukasi yang tepat—agar UMKM tidak hanya bisa menggunakan teknologi, tetapi juga memahami strategi branding, tren pasar, dan pengembangan produk. Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor swasta adalah kunci untuk membentuk ekosistem UMKM yang progresif dan inovatif.

Langkah berikutnya adalah scale-up UMKM. Artinya, kita perlu bantu UMKM naik kelas—dari sisi produksi, kualitas, hingga distribusi. Pemerintah harus mempermudah akses permodalan, fasilitas legalitas usaha, hingga membuka peluang kolaborasi strategis. Kami di DPRD terus mendorong agar kebijakan ini tidak berhenti di wacana, tetapi diwujudkan dalam program-program nyata yang menjangkau langsung pelaku UMKM.

Saya percaya, jika digitalisasi dan scale-up dijalankan secara terpadu, UMKM Kota Malang bisa menjadi penggerak utama ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Malang sebagai kota kreatif dan ramah bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Mari kita jadikan transformasi digital sebagai gerakan bersama, dan kita dampingi UMKM agar terus tumbuh, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi masa depan ekonomi Kota Malang.

Baca juga : Revitalisasi Sungai dan Tata Letak Kota untuk Kota Malang yang Lebih Bersih