Menu ||

Menu X

Part 11: Sukses Melibatkan Allah Bab 4, Membangun Team Work yang Solid dalam Bisnis

Membangun Team Work yang Solid dalam Bisnis

Membangun tim kerja dalam bisnis tentu tidaklah mudah, butuh cara, proses dan waktu untuk membuat anggota tim menjadi solid.

Ada 8 alasan mengapa membangun tim kerja menjadi hal yang sangat penting, antara lain yaitu:

1. Pilih tim kerja berkualitas untuk membangun team work yang bagus.

2. Definisikan peran dan delegasikan tugas.

3. Salah satu cara menjaga kualitas teamwork dengan membuat flow komunikasi efektif.

4. Untuk mendapatkan kualitas team work dengan menjaga sikap saling menghargai.

5. Sering melakukan evaluasi menjadi cara membangun tim kerja yang baik.

6. Membangun rasa kebersamaan dan saling percaya agar mendapatkan kualitas teamwork yang bagus.

7. Membuat kegiatan di luar kantor untuk menjaga kualitas teamwork.

8. Meningkatkan kualitas hasil kerja.

Ada beberapa tindakan yang saya lakukan dalam upaya membangun tim, antara lain adalah:

1. Membangun Team Work yang Baik

Aturan pertama membangun tim adalah aturan yang jelas bagi setiap anggotanya. Untuk memimpin tim secara efektif, pemimpin organisasi harus terlebih dahulu membangun kepemimpinannya dengan setiap anggota tim. Ingat bahwa pemimpin tim yang paling efektif adalah dengan membangun hubungan kepercayaan dan kesetiaan mereka, memberikan rasa takut atas kekuatan posisi mereka.

2. Pahami Apa Itu Sebuah Tim yang Hebat

Kerja tim yang sempurna tidak terjadi begitu saja. Dibutuhkan sebuah kesadaran yang mendalam di semua individu dalam kesatuan tim termasuk pemimpinnya sendiri.

3. Mempunyai Tujuan yang Jelas

Setiap anggota tim harus menyadari arti dari kegiatan mereka merupakan bagian dari tujuan yang lebih besar. Sehingga mereka harus memahami bagaimana kegiatan tim akan membantu organisasi mencapai tujuan yang lebih tinggi.

4. Pembagian Peran atau Tugas yang Jelas

Semua orang di dalam tim harus sadar akan peran di dalamnya. Dengan begitu setiap individu akan sadar akan sebuah hierarki, dan pembagian tugas-tugasnya. Dengan menyadari akan peranan yang berbeda dari setiap individu justru itulah yang akan menyatukan individu dalam kesatuan tim. Tiap individu akan berpartisipasi saling melengkapi sesuai dengan ranah pekerjaannya.

5. Menjaga Komunikasi

Saat seseorang memiliki keinginan untuk bertanya atau ingin memberikan ide gagasan, mereka bisamenyampaikannay atau mengkomunikasikannya. Komunikasi dalam tim harus dijaga sejelas mungkin antar sesama anggota tim yang terlibat.

6. Kerjasama dan Pengembangan Individu Dalam Tim

Kerja tim adalah brkaitan dengan pencapaian bersama-sama dalam tim. Meskipun dalam tim solid mebtuhkan orang-orang yang berprestasi, tetap kerja tim lebih menonjolkan sebuah pencapaian tim dimana setiap individu didalamnya saling berkolaborasi.

7. Membangun Kepemimpinan yang Kuat

Pemimpin yang efektif akan memiliki pengaruh yang kuat ketika ada maupun saat kondisi tidak ada. Pengaruh yang kuat berarti dapat menggerakkan dan mendorong setiap individu dan tim bisa menerapkan kinerja efektif. Jenis kepemimpinan yang tepat lebih kearah membangun kepercayaan, transparan daripada penerapan cara-cara yang otoriter.

8. Bangun Koneksi dan Kedekatan Diantara Anggota Tim

Pemimpin melakukan tindakan evaluasi dari cara yang dilakukan anggota tim bekerja bersama. Idealnya, tim harus mandiri dan tampil tanpa harus dipimpin setiap langkah. Ketika tim menjadi nyaman satu sama lain, efisiensi dan produktivitas akan meningkat ketika mereka membangun kepercayaan satu sama lain.

Sebagai seorang pemimpin, diharuskan mengenal setiap anggota tim sebagai individu. Pemimpin harus mengetahui keterampilan, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki setiap orang dalam tim. Membangun sebuah kepercayaan kepada setiap karyawan,
mencari tahu keterampilannya, minat dan kekuatan unik mereka yang bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja tim.

Dalam membangun tim kerja yang solid, amat dibutuhkan peran seorang leader. Sebuah kerja tim, dapat terwujud karena kemampuan seorang leader dalam menggerakkan dan mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sukses Melibatkan Allah Bab 1, Perjuangan Memulai Usaha