Menu ||

Menu X

Part 39: Sekapur Sirih Resep Kedelapan, Lowokwaru Keren Bersama Jiren

Part 39: Sekapur Sirih Resep Kedelapan, Lowokwaru Keren Bersama Jiren

Menghadapi ajang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, saya, Rendra Masdrajad Safaat, akan maju mewakili PKS Kota Malang di Daerah Pemilihan (Dapil) Lowokwaru. Dengan semangat membangun perubahan, saya telah menyiapkan delapan program kerja utama yang saya kemas dalam sebuah slogan: KEREN, yang merupakan singkatan dari Kreatif, Entrepreneurship, Responsive, Empowerment, dan Nasionalis.

Program KEREN ini adalah bentuk nyata dari ikhtiar saya untuk membangun Kota Malang menjadi kota yang mampu menyejahterakan seluruh warganya, terutama di wilayah Lowokwaru. Saya merasa terpanggil untuk berkontribusi lebih dalam mewujudkan perubahan positif bagi masyarakat. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi warga Lowokwaru, serta untuk memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil bersama dapat membawa dampak yang nyata dan berkelanjutan. 

Adapun 8 program utama yang saya usung dengan slogan KEREN:

 

KREATIF

1. Membina Prestasi Olahraga, Musik, Seni, dan Budaya.

Olahraga, musik, seni, dan budaya adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kota Malang. Saya yakin bahwa Kota Malang memiliki banyak potensi terpendam yang harus kita dorong. Setiap tahunnya, Kota Malang menghasilkan atlet-atlet unggul dari berbagai cabang olahraga seperti sepak bola, basket, badminton, hingga atletik. Oleh karena itu, saya merasa perlu memberikan fasilitas yang memadai untuk mendukung perkembangan mereka.

Ketersediaan fasilitas olahraga harus ditingkatkan dan ditambah lagi demi mendukung golden age (usia emas) para atlet dan calon atlet di masa depan. Selain itu, saya melihat bahwa kualitas seniman dan budayawan di Kota Malang sebenarnya tidak kalah dibandingkan dengan yang ada di Bali atau Yogyakarta. Namun, mereka kurang mendapatkan sorotan. Saya berkomitmen untuk merawat warisan budaya dan tradisi karena seni dan budaya dapat membantu membangun karakter generasi masa depan serta menjadi ajang persatuan berbagai latar belakang sosial dan budaya.

Begitu juga di dunia seni musik, banyak bakat-bakat pemusik bertalenta di Kota Malang yang seharusnya mendapat tempat di ajang nasional. Jika berkaca pada medio 90-an, Kota Malang pernah menjadi barometer musik Indonesia. Saya percaya bahwa seni musik juga merangsang kreativitas dan ekspresi diri, sehingga mampu membangun karakter serta mengajarkan nilai-nilai disiplin, kerja keras, kerja sama, dan kepemimpinan.

2. Mendorong Industri Kreatif, Pariwisata, dan Keunggulan Produk Lokal.

Sebagai seorang pengusaha, saya ingin mendorong potensi pariwisata di Kota Malang agar mendunia. Namun, selama ini Kota Malang hanya menjadi persinggahan bagi wisatawan yang ingin ke Kota Batu dan Kabupaten Malang. Saya berpendapat bahwa Kota Malang harus memiliki daya tarik tersendiri sehingga orang mau menghabiskan lebih banyak waktu di kota ini.

Selain itu, saya percaya bahwa Kota Malang, sebagai kota pendidikan, seharusnya menjadi inkubator industri kreatif. Industri kreatif perlu mendapatkan dukungan karena dapat menjadi solusi atas rendahnya tingkat lapangan pekerjaan. Ide-ide kreatif warga Kota Malang perlu didukung dan dikembangkan oleh pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, organisasi kepemudaan, dan lainnya.

Saya sangat mendukung komitmen Pemerintah Kota Malang yang ingin mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia pada tahun 2025. Keberadaan Malang Creative Center (MCC) harus dimanfaatkan untuk merangsang tumbuhnya industri kreatif, pariwisata, dan produk lokal. Saya yakin bahwa dengan dukungan yang tepat, generasi muda akan menjadi aktif, adaptif, inovatif, dan kolaboratif.

 

ENTREPRENEURSHIP

3. Membangun Kewirausahaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) & Koperasi

Saya ingin membangun kewirausahaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan koperasi karena mereka adalah garda terdepan perkembangan ekonomi Kota Malang. Saya meyakini bahwa wirausaha adalah salah satu cara untuk lepas dari kemiskinan, sehingga ide-ide bisnis masyarakat harus dirangsang meskipun hanya di level UMKM. Selain itu, kehadiran koperasi sangat penting untuk memberikan modal pinjaman yang tidak memberatkan, sehingga sektor ini menjadi sarana pemerataan ekonomi rakyat kecil dan pendapatan daerah.

Di Kota Malang, terdapat 99.213 Usaha Mikro yang tersebar di berbagai kecamatan. Para pelaku UMKM ini perlu mendapatkan prioritas dalam pelatihan dan pembinaan untuk memajukan usahanya masing-masing sebagai bentuk dukungan pada semangat wirausaha muda. Saya percaya bahwa pemerintah harus terus menggalakkan program wirausaha yang selama ini sudah mendorong dan membantu memajukan UMKM.

 

RESPONSIF

4. Perbaikan Perizinan & Pelayanan Publik

Saya ingin memperbaiki pelayanan publik dan perizinan di Kota Malang. Saya tidak ingin lagi adanya pungutan liar pada masyarakat yang membutuhkan pelayanan publik. Selain itu, saya melihat perlunya penerapan teknologi agar pelayanan publik dan perizinan bisa berjalan cepat dan efisien. Proses perizinan harus disederhanakan dan dipercepat dengan keberadaan teknologi informasi, seperti sistem online yang dapat meminimalisir birokrasi. Teknologi juga akan membuat pelayanan publik semakin transparan dan mencegah korupsi.

Kota Malang sendiri memiliki Mal Pelayanan Publik di lantai 3 Mal Alun-alun Kota Malang. Saya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan di sana dengan pelatihan pegawai dan staf pelayanan publik dalam aspek komunikasi, keahlian teknis, dan pelayanan pelanggan. Penerapan teknologi juga diperlukan untuk memaksimalkan pencarian informasi oleh masyarakat.

5. Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar & Menengah

Untuk menunjang kemajuan dan perkembangan sebuah kota, saya yakin pendidikan yang baik adalah kuncinya. Oleh karena itu, diperlukan pemerataan pendidikan, kualitas pendidikan, relevansi pendidikan, dan pengelolaan pendidikan yang baik. Ini juga sesuai dengan program pemerintah terkait kewajiban belajar 9 tahun, yang sangat penting untuk peningkatan kualitas SDM Kota Malang.

Baca juga part sebelumnya Part 38: Sekapur Sirih Resep Kedelapan, Jalan Politik Merawat Manfaat

Saya berkomitmen untuk memastikan kesadaran akan pendidikan menjadi kewajiban Pemerintah Kota Malang dengan menyelenggarakan pendidikan bagi warganya tanpa diskriminasi. Hal ini juga ditegaskan dalam UU Sisdiknas Pasal 11 butir 1 yang menyatakan bahwa Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara.

 

EMPOWERMENT

6. Perbaikan Perumahan & Tata Kelola Permukiman

Sebagai seseorang yang memiliki misi pembangunan peradaban Islami, saya ingin masyarakat Kota Malang bisa hidup di rumah yang layak. Selain itu, ketersediaan air bersih, sistem pembuangan sampah, sistem pengelolaan air limbah, tata bangunan, saluran air hujan, penanggulangan bahaya kebakaran, serta pencemaran air, udara, dan tanah harus mendapatkan perhatian serius.

Saya memiliki keinginan untuk memperbaiki permukiman warga Kota Malang sesuai Undang-undang Nomor 4 Tahun 1992, di antaranya memenuhi kebutuhan rumah yang layak demi lingkungan yang sehat, aman, serasi, dan teratur. Saya juga ingin memastikan pertumbuhan wilayah dan persebaran penduduk yang rasional serta menunjang pembangunan di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya.

Saya menyadari bahwa Kota Malang masih memiliki kawasan kumuh yang tersebar di berbagai tempat, terutama di bantaran sungai dan samping rel kereta api. Jumlahnya mencapai sekitar 224 ribu hektare, atau sekitar 2 persen dari total wilayah Kota Malang. Saya berkomitmen untuk memperbaiki masalah ini, termasuk masalah banjir yang sering terjadi di Lowokwaru akibat penumpukan sampah dan penyumbatan drainase.

7. Pemberdayaan Wanita, Remaja, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Saya yakin wanita harus menjadi bagian pilar dalam membangun Kota Malang. Peran wanita akan menjadi signifikan jika mereka bisa berpartisipasi di semua lini strategis pembangunan daerah dan lingkungan hidup. Saya berharap kesetaraan gender mampu memberikan kesempatan perempuan untuk mengentaskan kemiskinan, membangun ekonomi, dan berinovasi.

Remaja adalah investasi penting untuk masa depan Kota Malang. Kualitas remaja akan menentukan pembangunan Kota Malang agar naik kelas. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk menjamin kesehatan dan gizi remaja sejak dini, serta mendukung PAUD karena anak adalah aset bangsa yang harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.

 

NASIONALIS

8. Pembinaan Kepemudaan & Organisasi Masyarakat

Saya berpendapat bahwa nasionalisme tidak bisa di pisahkan dari darah pemuda Indonesia. Oleh karena itu, pembinaan kepemudaan di perlukan untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Saya yakin bahwa organisasi kepemudaan harus memberikan manfaat yang positif pada percepatan pembangunan di Kota Malang. Mereka harus berani menjadi kritis dan memberikan gagasan serta solusi pada pemerintah.

Begitu juga dengan organisasi masyarakat yang memiliki peran dalam membangun manusia Kota Malang. Saya percaya bahwa percepatan pembangunan sebuah kota tergantung pada partisipasi pemuda dan masyarakatnya.

1. Program Pendidikan Berkualitas untuk Semua

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah saya. Saya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk memperkuat kurikulum yang berfokus pada literasi, keterampilan berpikir kritis, dan karakter Islami. Selain itu, saya akan memperjuangkan alokasi anggaran yang memadai untuk infrastruktur sekolah dan pelatihan guru agar pendidikan di daerah ini menjadi lebih berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

2. Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Saya mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui program pelatihan dan pendampingan usaha kecil dan menengah. Dengan menggandeng lembaga keuangan syariah, saya memberikan akses mudah ke pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Selain itu, ada program pengembangan kewirausahaan khusus bagi generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

3. Program Lingkungan Hijau dan Berkelanjutan

Saya berkomitmen untuk melestarikan lingkungan dan menerapkan pembangunan berkelanjutan di daerah. Melalui program ini, saya akan mendorong penggunaan energi terbarukan seperti energi matahari dan angin, serta pengelolaan limbah yang efisien. Dengan bekerja sama dengan komunitas, LSM, dan pemerintah, saya akan melakukan reboisasi dan penanaman pohon secara massal untuk menjaga keberlanjutan alam dan menghadapi perubahan iklim.

4. Program Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama saya. Saya memperjuangkan akses penuh masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Melalui program ini, saya akan memperkuat sarana dan prasarana kesehatan, meningkatkan jumlah fasilitas kesehatan, serta mendukung program pencegahan penyakit melalui edukasi dan imunisasi. Selain itu, saya akan membentuk lembaga kesehatan Islami untuk memperkuat nilai-nilai kesehatan berdasarkan panduan agama.

Saya percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka kesempatan bagi generasi mendatang untuk ikut berkontribusi membangun lingkungan sekitarnya. Selain itu, melalui program Pemberdayaan Ekonomi Umat, saya berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendukung usaha kecil dan menengah serta mengembangkan ekonomi berbasis syariah. Demikian hal-hal besar dengan kebermanfaatan besar pula yang saya canangkan.

Yang belum membaca part sebelumnya boleh nggih dari Part 1: Sekapur Sirih, Beban Menjadi Tantangan